Pilih Menjalani

Bukan hidup penuh makna namanya jika itu langsung sempurna. Bukankah seringkali kita berhadapan dengan pilihan yang salah dulu, sebelum pada pilihan yang benar. Bertemu seseorang untuk menghabiskan serta mengisi waktu yang sebentar, sebelum bersama seseorang yang akan menemanimu menghabiskan waktu untuk selamanya. Jauh lebih bermakna ketika kamu jatuhkan pilihan lalu kamu jatuh karena pilihanmu, lalu kamu berdiri kembali. Pilih lagi lalu jatuh lagi, berdiri lagi. Pilih lagi jatuh lagi, berdiri. Pilih lagi dan jatuh lagi, lalu berdiri bersamanya. Lalu jatuh lagi, tapi kini kamu jatuh bersamanya dan berdiri lagi bersamanya kembali, indah sekali.
Jangan berpaku pada pilihan yang sempurna, mencari yang sempurna itu tidak ada wujudnya. Dapatilah dia yang dapat kamu sempurnakan, dia yang dapat kamu lengkapi, dia yang dapat kamu berikan senyum dan dapatkan dia yang cukup bisa menerimamu atas segala keterbatasanmu.


Wajar-wajar aja. Untuk sesuatu yang berharga dan akan berjalan untuk waktu yang lama bahkan dengan harapan agar berjalan untuk selamanya, sangat wajar jika seseorang sangat selektif dalam menentukan pilihannya untuk hal yang satu ini "pasangan hidup".Dipili dan dipilah tidak boleh terburu-buru, asal jangan terlalu memilih jangan terlalu lama juga nanti ujung-ujungnya waktumu hanya akan kamu habiskan untuk memilih saja tanpa kamu jalani sama sekali.

" mari kita jalani, biarkan jalan yang menemui pilihan itu sendiri "


Komentar

Postingan Populer